Sabtu, 28 Juni 2014

Dari Kelampuan Eurasia Hingga Kebebasan Afrika

Berpetualang di negara lain tak lagi sekedar berpindah tempat dan menjadikannya sebagai zona pelarian dan rutinitas. Para petualang bisa memaknai perjalanan karena lahirnya sudut pandang baru dari berbagai hal yang menambah pengetahuan. Ini justru menjadi buah tangan yang paling tak pernah habis. 

Mengumpulkan “cendera mata” yang tak lekang oleh waktu dapat dilakukan ketika anda menyambangi Turki. Negara besar di kawasan Eurasia ini berhiaskan bangunan serta landmark kuno yang sarat dengan sejarah. Meskipun Ankara berstatus sebagai ibu kota, kota terpenting dan terbesar justru disandang Istanbul. 

Lokasi yang strategis di persilangan antara Asia dan Eropa menjadikannya kerap diincar para wisatawan. 
Keindahan dua sisi Istanbul akan lebih tampak jika dinikmati dengan Bosphorus Cruise. Pelancong pun berkesempatan menyantap hidangan makan siang di Maiden’s Tower yang berada di atas selat Bosphorus. 

Selanjutnya, giliran Masjid terbesar di Istanbul, Blue Mosque, yang menunjukkan pesona. Ada pula Topkapi Palace yang merupakan istana Kesultanan Ottoman zaman dahulu dan Museum Hagia Sophia yang dulunya pernah menjadi gereja dan masjid. Jelang sore, jangan anda lewatkan kesempatan berkeling-keling di pusat perbelanjaan kuno nan megah Grand Bazaar. 

Suasana sejarah juga akan terasa di kota kuno Ephesus, situs arkeologi ibu kota Romawi terbesar di timur Asia. Anda akan diajak untuk melihat Cotton Castle yang merupakan terasering yang terbuat dari hasil endapan aliran air belerang dan batu kapur. Fenomena alam ini berada di area reruntuhan kota kuno Hierapolis pada zaman Romawi. Kolam renang Cleopatra pun masih bisa diabadikan.

Tak kalah menarik, Cappadocia menawarkan kuliner unik Yogurt Opium Seed. Sementara itu, keindahan lanskapnya terlihat jelas dari ketinggian berkat hot air balloon. Sebut saja Underground City of Saratlim, salah satu kota bawah tanah di Cappadocia, Goreme Open-Air Museum, Pigeon Valley, dan Uchisar Village.     

Afrika Selatan 
Perihal sejarah memang dapat menjadi pengetahuan yang baru. Begitu pula dengan segala sesuatu yang berada di alam bebas seperti suguhan identik dari Afrika Selatan. 

Pemandangan kehidupan liar mudah ditemukan di Cape Town. Anda daoat mengunjungi Seal Island untuk melihat anjing laut dengan menggunakan boat  dari Hout Bay. Sementara itu, penguin bisa dilihat di Boulder Beach. 

Kota lain yang juga menjadi favorit ialah Johannesburg dan Sun City, “The City That Never Sleeps”. Pagi hari, anda akan diajak Game Drive di Sun City dengan ditemani ranger di atas kendaraan terbuka. Bila beruntung, anda dapat melihat langsung gajah, singa, jerapah, badak, atau kuda nil. 

Keseruan petualangan dengan karakter destinasi yang berada dari biasanya akan semakin menyenangkan jika anda menyiapkannya dengan matang. Susun rute perjalanan dan manfaatkanlah paket wisata yang ditawarkan Golden Rama.  

sumber : www.kompas.com

Share on :
Show comments
Hide comments

1 comments:

hilda mengatakan...

Terimakasih artikel nya . .

ST3Telkom

Posting Komentar

Berpetualang di negara lain tak lagi sekedar berpindah tempat dan menjadikannya sebagai zona pelarian dan rutinitas. Para petualang bisa memaknai perjalanan karena lahirnya sudut pandang baru dari berbagai hal yang menambah pengetahuan. Ini justru menjadi buah tangan yang paling tak pernah habis. 

Mengumpulkan “cendera mata” yang tak lekang oleh waktu dapat dilakukan ketika anda menyambangi Turki. Negara besar di kawasan Eurasia ini berhiaskan bangunan serta landmark kuno yang sarat dengan sejarah. Meskipun Ankara berstatus sebagai ibu kota, kota terpenting dan terbesar justru disandang Istanbul. 

Lokasi yang strategis di persilangan antara Asia dan Eropa menjadikannya kerap diincar para wisatawan. 
Keindahan dua sisi Istanbul akan lebih tampak jika dinikmati dengan Bosphorus Cruise. Pelancong pun berkesempatan menyantap hidangan makan siang di Maiden’s Tower yang berada di atas selat Bosphorus. 

Selanjutnya, giliran Masjid terbesar di Istanbul, Blue Mosque, yang menunjukkan pesona. Ada pula Topkapi Palace yang merupakan istana Kesultanan Ottoman zaman dahulu dan Museum Hagia Sophia yang dulunya pernah menjadi gereja dan masjid. Jelang sore, jangan anda lewatkan kesempatan berkeling-keling di pusat perbelanjaan kuno nan megah Grand Bazaar. 

Suasana sejarah juga akan terasa di kota kuno Ephesus, situs arkeologi ibu kota Romawi terbesar di timur Asia. Anda akan diajak untuk melihat Cotton Castle yang merupakan terasering yang terbuat dari hasil endapan aliran air belerang dan batu kapur. Fenomena alam ini berada di area reruntuhan kota kuno Hierapolis pada zaman Romawi. Kolam renang Cleopatra pun masih bisa diabadikan.

Tak kalah menarik, Cappadocia menawarkan kuliner unik Yogurt Opium Seed. Sementara itu, keindahan lanskapnya terlihat jelas dari ketinggian berkat hot air balloon. Sebut saja Underground City of Saratlim, salah satu kota bawah tanah di Cappadocia, Goreme Open-Air Museum, Pigeon Valley, dan Uchisar Village.     

Afrika Selatan 
Perihal sejarah memang dapat menjadi pengetahuan yang baru. Begitu pula dengan segala sesuatu yang berada di alam bebas seperti suguhan identik dari Afrika Selatan. 

Pemandangan kehidupan liar mudah ditemukan di Cape Town. Anda daoat mengunjungi Seal Island untuk melihat anjing laut dengan menggunakan boat  dari Hout Bay. Sementara itu, penguin bisa dilihat di Boulder Beach. 

Kota lain yang juga menjadi favorit ialah Johannesburg dan Sun City, “The City That Never Sleeps”. Pagi hari, anda akan diajak Game Drive di Sun City dengan ditemani ranger di atas kendaraan terbuka. Bila beruntung, anda dapat melihat langsung gajah, singa, jerapah, badak, atau kuda nil. 

Keseruan petualangan dengan karakter destinasi yang berada dari biasanya akan semakin menyenangkan jika anda menyiapkannya dengan matang. Susun rute perjalanan dan manfaatkanlah paket wisata yang ditawarkan Golden Rama.  

sumber : www.kompas.com

Berpetualang di negara lain tak lagi sekedar berpindah tempat dan menjadikannya sebagai zona pelarian dan rutinitas. Para petualang bisa memaknai perjalanan karena lahirnya sudut pandang baru dari berbagai hal yang menambah pengetahuan. Ini justru menjadi buah tangan yang paling tak pernah habis. 

Mengumpulkan “cendera mata” yang tak lekang oleh waktu dapat dilakukan ketika anda menyambangi Turki. Negara besar di kawasan Eurasia ini berhiaskan bangunan serta landmark kuno yang sarat dengan sejarah. Meskipun Ankara berstatus sebagai ibu kota, kota terpenting dan terbesar justru disandang Istanbul. 

Lokasi yang strategis di persilangan antara Asia dan Eropa menjadikannya kerap diincar para wisatawan. 
Keindahan dua sisi Istanbul akan lebih tampak jika dinikmati dengan Bosphorus Cruise. Pelancong pun berkesempatan menyantap hidangan makan siang di Maiden’s Tower yang berada di atas selat Bosphorus. 

Selanjutnya, giliran Masjid terbesar di Istanbul, Blue Mosque, yang menunjukkan pesona. Ada pula Topkapi Palace yang merupakan istana Kesultanan Ottoman zaman dahulu dan Museum Hagia Sophia yang dulunya pernah menjadi gereja dan masjid. Jelang sore, jangan anda lewatkan kesempatan berkeling-keling di pusat perbelanjaan kuno nan megah Grand Bazaar. 

Suasana sejarah juga akan terasa di kota kuno Ephesus, situs arkeologi ibu kota Romawi terbesar di timur Asia. Anda akan diajak untuk melihat Cotton Castle yang merupakan terasering yang terbuat dari hasil endapan aliran air belerang dan batu kapur. Fenomena alam ini berada di area reruntuhan kota kuno Hierapolis pada zaman Romawi. Kolam renang Cleopatra pun masih bisa diabadikan.

Tak kalah menarik, Cappadocia menawarkan kuliner unik Yogurt Opium Seed. Sementara itu, keindahan lanskapnya terlihat jelas dari ketinggian berkat hot air balloon. Sebut saja Underground City of Saratlim, salah satu kota bawah tanah di Cappadocia, Goreme Open-Air Museum, Pigeon Valley, dan Uchisar Village.     

Afrika Selatan 
Perihal sejarah memang dapat menjadi pengetahuan yang baru. Begitu pula dengan segala sesuatu yang berada di alam bebas seperti suguhan identik dari Afrika Selatan. 

Pemandangan kehidupan liar mudah ditemukan di Cape Town. Anda daoat mengunjungi Seal Island untuk melihat anjing laut dengan menggunakan boat  dari Hout Bay. Sementara itu, penguin bisa dilihat di Boulder Beach. 

Kota lain yang juga menjadi favorit ialah Johannesburg dan Sun City, “The City That Never Sleeps”. Pagi hari, anda akan diajak Game Drive di Sun City dengan ditemani ranger di atas kendaraan terbuka. Bila beruntung, anda dapat melihat langsung gajah, singa, jerapah, badak, atau kuda nil. 

Keseruan petualangan dengan karakter destinasi yang berada dari biasanya akan semakin menyenangkan jika anda menyiapkannya dengan matang. Susun rute perjalanan dan manfaatkanlah paket wisata yang ditawarkan Golden Rama.  

sumber : www.kompas.com

Berpetualang di negara lain tak lagi sekedar berpindah tempat dan menjadikannya sebagai zona pelarian dan rutinitas. Para petualang bisa memaknai perjalanan karena lahirnya sudut pandang baru dari berbagai hal yang menambah pengetahuan. Ini justru menjadi buah tangan yang paling tak pernah habis. 

Mengumpulkan “cendera mata” yang tak lekang oleh waktu dapat dilakukan ketika anda menyambangi Turki. Negara besar di kawasan Eurasia ini berhiaskan bangunan serta landmark kuno yang sarat dengan sejarah. Meskipun Ankara berstatus sebagai ibu kota, kota terpenting dan terbesar justru disandang Istanbul. 

Lokasi yang strategis di persilangan antara Asia dan Eropa menjadikannya kerap diincar para wisatawan. 
Keindahan dua sisi Istanbul akan lebih tampak jika dinikmati dengan Bosphorus Cruise. Pelancong pun berkesempatan menyantap hidangan makan siang di Maiden’s Tower yang berada di atas selat Bosphorus. 

Selanjutnya, giliran Masjid terbesar di Istanbul, Blue Mosque, yang menunjukkan pesona. Ada pula Topkapi Palace yang merupakan istana Kesultanan Ottoman zaman dahulu dan Museum Hagia Sophia yang dulunya pernah menjadi gereja dan masjid. Jelang sore, jangan anda lewatkan kesempatan berkeling-keling di pusat perbelanjaan kuno nan megah Grand Bazaar. 

Suasana sejarah juga akan terasa di kota kuno Ephesus, situs arkeologi ibu kota Romawi terbesar di timur Asia. Anda akan diajak untuk melihat Cotton Castle yang merupakan terasering yang terbuat dari hasil endapan aliran air belerang dan batu kapur. Fenomena alam ini berada di area reruntuhan kota kuno Hierapolis pada zaman Romawi. Kolam renang Cleopatra pun masih bisa diabadikan.

Tak kalah menarik, Cappadocia menawarkan kuliner unik Yogurt Opium Seed. Sementara itu, keindahan lanskapnya terlihat jelas dari ketinggian berkat hot air balloon. Sebut saja Underground City of Saratlim, salah satu kota bawah tanah di Cappadocia, Goreme Open-Air Museum, Pigeon Valley, dan Uchisar Village.     

Afrika Selatan 
Perihal sejarah memang dapat menjadi pengetahuan yang baru. Begitu pula dengan segala sesuatu yang berada di alam bebas seperti suguhan identik dari Afrika Selatan. 

Pemandangan kehidupan liar mudah ditemukan di Cape Town. Anda daoat mengunjungi Seal Island untuk melihat anjing laut dengan menggunakan boat  dari Hout Bay. Sementara itu, penguin bisa dilihat di Boulder Beach. 

Kota lain yang juga menjadi favorit ialah Johannesburg dan Sun City, “The City That Never Sleeps”. Pagi hari, anda akan diajak Game Drive di Sun City dengan ditemani ranger di atas kendaraan terbuka. Bila beruntung, anda dapat melihat langsung gajah, singa, jerapah, badak, atau kuda nil. 

Keseruan petualangan dengan karakter destinasi yang berada dari biasanya akan semakin menyenangkan jika anda menyiapkannya dengan matang. Susun rute perjalanan dan manfaatkanlah paket wisata yang ditawarkan Golden Rama.  

sumber : www.kompas.com