Minggu, 17 November 2013

Soal Vclass kedua Konsep Sistem Informasi Lanjut

1. Apakah yang dimaksud dengan supply chain dan bagaimana bedanya jika dibandingkan dengan supply chain manajement ?
Jawab :
Supply chain dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir. Menyimak dari definisi ini, maka suatu supply chain terdiri dari perusahaan yang mengangkut bahan baku dari bumi/alam, perusahaan yang mentransformasikan bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau komponen, supplier bahan-bahan pendukung produk, perusahaan perakitan, distributor, dan retailer yang menjual barang tersebut ke konsumen akhir.

Sedangkan Supply Chain Management (SCM) adalah merupakan aplikasi terpadu yang memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan sekaligus mengelola hubungan diantara mitra untuk menjaga tingkat kesediaan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan secara optimal. SCM mengintegrasikan mulai dari pengiriman order dan prosesnya, pengadaan bahan mentah, order tracking, penyebaran informasi, perencanaan kolaboratif, pengukuran kinerja, pelayanan purna jual, dan pengembangan produk baru.

Jadi kalau supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, sedangkan SCM adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya.

2. Jelaskan  cakupan aktifitas pada Supply Chain Management !
Jawab :
Cakupan aktifitas pada Supply Chain Management sebagai berikut :
- Pengembangan Produk : melakukan riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam merancang produk baru.

- Pengadaan : memilih supplier mengevaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier.

- Perencanaan dan Pengendalian : Demmand Planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perancanaan produksi dan persediaan.

- Produksi : Eksekusi produksi, penegndalian kualitas.

- Distribusi : Perencanaan jaringan distribusi, penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan jasa pengiriman, memonitor service level di setiap pusat distribusi.

3.  Jelaskan peranan internet di dalam Supply Chain Management !
Jawab :
Peranan Internet Di dalam Supply Chain Management sebagai berikut :
- internet memungkinkan kolaborasi, koordinasi, dan integrasi dalam praktek dilapangan.
- dengan adanya internet pihak-pihak supply chain bisa membagi informasi serta melakukan transaksi dengan lebih cepat, tepat dan akurat.

Aplikasi internet dalam konteks Supply Chain terdiri dari :
1. Electronic Procurement (e-Procurement) adalah suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelang yang dilakukan secara elektronik. Pada model ini pembeli bisa mengundang beberapa calon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan jumlah tertentu dalam waktu yang telah ditentukan. Supplier dengan harga rendah yang akan dianggap menang. Proses lelang ini dilakukan dengan media Internet.

2. Electronic Fulfilment (e-Fulfilment) adalah pemenuhan pesanan pelanggan.
Contoh :
- Menerima order dari pelanggan, bisa melalui email atau web based ordering
- Mengelola transaksi.
- Manajemen gudang yang meliputi pengendalian persedian produk dan kegiatan administrasi gudang secara umum.
- Komunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan,dukungan teknis dsb.
- Kegitan reverse logistics yang berupa pengembalian produk ke bagian supply chain akibat pengembalian dari pelanggan.

sumber :



Share on :
Show comments
Hide comments

0 comments:

Posting Komentar

1. Apakah yang dimaksud dengan supply chain dan bagaimana bedanya jika dibandingkan dengan supply chain manajement ?
Jawab :
Supply chain dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir. Menyimak dari definisi ini, maka suatu supply chain terdiri dari perusahaan yang mengangkut bahan baku dari bumi/alam, perusahaan yang mentransformasikan bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau komponen, supplier bahan-bahan pendukung produk, perusahaan perakitan, distributor, dan retailer yang menjual barang tersebut ke konsumen akhir.

Sedangkan Supply Chain Management (SCM) adalah merupakan aplikasi terpadu yang memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan sekaligus mengelola hubungan diantara mitra untuk menjaga tingkat kesediaan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan secara optimal. SCM mengintegrasikan mulai dari pengiriman order dan prosesnya, pengadaan bahan mentah, order tracking, penyebaran informasi, perencanaan kolaboratif, pengukuran kinerja, pelayanan purna jual, dan pengembangan produk baru.

Jadi kalau supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, sedangkan SCM adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya.

2. Jelaskan  cakupan aktifitas pada Supply Chain Management !
Jawab :
Cakupan aktifitas pada Supply Chain Management sebagai berikut :
- Pengembangan Produk : melakukan riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam merancang produk baru.

- Pengadaan : memilih supplier mengevaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier.

- Perencanaan dan Pengendalian : Demmand Planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perancanaan produksi dan persediaan.

- Produksi : Eksekusi produksi, penegndalian kualitas.

- Distribusi : Perencanaan jaringan distribusi, penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan jasa pengiriman, memonitor service level di setiap pusat distribusi.

3.  Jelaskan peranan internet di dalam Supply Chain Management !
Jawab :
Peranan Internet Di dalam Supply Chain Management sebagai berikut :
- internet memungkinkan kolaborasi, koordinasi, dan integrasi dalam praktek dilapangan.
- dengan adanya internet pihak-pihak supply chain bisa membagi informasi serta melakukan transaksi dengan lebih cepat, tepat dan akurat.

Aplikasi internet dalam konteks Supply Chain terdiri dari :
1. Electronic Procurement (e-Procurement) adalah suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelang yang dilakukan secara elektronik. Pada model ini pembeli bisa mengundang beberapa calon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan jumlah tertentu dalam waktu yang telah ditentukan. Supplier dengan harga rendah yang akan dianggap menang. Proses lelang ini dilakukan dengan media Internet.

2. Electronic Fulfilment (e-Fulfilment) adalah pemenuhan pesanan pelanggan.
Contoh :
- Menerima order dari pelanggan, bisa melalui email atau web based ordering
- Mengelola transaksi.
- Manajemen gudang yang meliputi pengendalian persedian produk dan kegiatan administrasi gudang secara umum.
- Komunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan,dukungan teknis dsb.
- Kegitan reverse logistics yang berupa pengembalian produk ke bagian supply chain akibat pengembalian dari pelanggan.

sumber :



1. Apakah yang dimaksud dengan supply chain dan bagaimana bedanya jika dibandingkan dengan supply chain manajement ?
Jawab :
Supply chain dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir. Menyimak dari definisi ini, maka suatu supply chain terdiri dari perusahaan yang mengangkut bahan baku dari bumi/alam, perusahaan yang mentransformasikan bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau komponen, supplier bahan-bahan pendukung produk, perusahaan perakitan, distributor, dan retailer yang menjual barang tersebut ke konsumen akhir.

Sedangkan Supply Chain Management (SCM) adalah merupakan aplikasi terpadu yang memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan sekaligus mengelola hubungan diantara mitra untuk menjaga tingkat kesediaan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan secara optimal. SCM mengintegrasikan mulai dari pengiriman order dan prosesnya, pengadaan bahan mentah, order tracking, penyebaran informasi, perencanaan kolaboratif, pengukuran kinerja, pelayanan purna jual, dan pengembangan produk baru.

Jadi kalau supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, sedangkan SCM adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya.

2. Jelaskan  cakupan aktifitas pada Supply Chain Management !
Jawab :
Cakupan aktifitas pada Supply Chain Management sebagai berikut :
- Pengembangan Produk : melakukan riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam merancang produk baru.

- Pengadaan : memilih supplier mengevaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier.

- Perencanaan dan Pengendalian : Demmand Planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perancanaan produksi dan persediaan.

- Produksi : Eksekusi produksi, penegndalian kualitas.

- Distribusi : Perencanaan jaringan distribusi, penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan jasa pengiriman, memonitor service level di setiap pusat distribusi.

3.  Jelaskan peranan internet di dalam Supply Chain Management !
Jawab :
Peranan Internet Di dalam Supply Chain Management sebagai berikut :
- internet memungkinkan kolaborasi, koordinasi, dan integrasi dalam praktek dilapangan.
- dengan adanya internet pihak-pihak supply chain bisa membagi informasi serta melakukan transaksi dengan lebih cepat, tepat dan akurat.

Aplikasi internet dalam konteks Supply Chain terdiri dari :
1. Electronic Procurement (e-Procurement) adalah suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelang yang dilakukan secara elektronik. Pada model ini pembeli bisa mengundang beberapa calon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan jumlah tertentu dalam waktu yang telah ditentukan. Supplier dengan harga rendah yang akan dianggap menang. Proses lelang ini dilakukan dengan media Internet.

2. Electronic Fulfilment (e-Fulfilment) adalah pemenuhan pesanan pelanggan.
Contoh :
- Menerima order dari pelanggan, bisa melalui email atau web based ordering
- Mengelola transaksi.
- Manajemen gudang yang meliputi pengendalian persedian produk dan kegiatan administrasi gudang secara umum.
- Komunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan,dukungan teknis dsb.
- Kegitan reverse logistics yang berupa pengembalian produk ke bagian supply chain akibat pengembalian dari pelanggan.

sumber :



1. Apakah yang dimaksud dengan supply chain dan bagaimana bedanya jika dibandingkan dengan supply chain manajement ?
Jawab :
Supply chain dapat didefinisikan sebagai sekumpulan aktifitas (dalam bentuk entitas/fasilitas) yang terlibat dalam proses transformasi dan distribusi barang mulai dari bahan baku paling awal dari alam sampai produk jadi pada konsumen akhir. Menyimak dari definisi ini, maka suatu supply chain terdiri dari perusahaan yang mengangkut bahan baku dari bumi/alam, perusahaan yang mentransformasikan bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau komponen, supplier bahan-bahan pendukung produk, perusahaan perakitan, distributor, dan retailer yang menjual barang tersebut ke konsumen akhir.

Sedangkan Supply Chain Management (SCM) adalah merupakan aplikasi terpadu yang memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan sekaligus mengelola hubungan diantara mitra untuk menjaga tingkat kesediaan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh perusahaan secara optimal. SCM mengintegrasikan mulai dari pengiriman order dan prosesnya, pengadaan bahan mentah, order tracking, penyebaran informasi, perencanaan kolaboratif, pengukuran kinerja, pelayanan purna jual, dan pengembangan produk baru.

Jadi kalau supply chain adalah jaringan fisiknya, yakni perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam memasok bahan baku, memproduksi barang maupun mengirimkannya ke pemakai akhir, sedangkan SCM adalah metode, alat atau pendekatan pengelolaannya.

2. Jelaskan  cakupan aktifitas pada Supply Chain Management !
Jawab :
Cakupan aktifitas pada Supply Chain Management sebagai berikut :
- Pengembangan Produk : melakukan riset pasar, merancang produk baru, melibatkan supplier dalam merancang produk baru.

- Pengadaan : memilih supplier mengevaluasi kinerja supplier, melakukan pembelian bahan baku dan komponen, memonitor supply risk, membina dan memelihara hubungan dengan supplier.

- Perencanaan dan Pengendalian : Demmand Planning, peramalan permintaan, perencanaan kapasitas, perancanaan produksi dan persediaan.

- Produksi : Eksekusi produksi, penegndalian kualitas.

- Distribusi : Perencanaan jaringan distribusi, penjadwalan pengiriman, mencari dan memelihara hubungan dengan perusahaan jasa pengiriman, memonitor service level di setiap pusat distribusi.

3.  Jelaskan peranan internet di dalam Supply Chain Management !
Jawab :
Peranan Internet Di dalam Supply Chain Management sebagai berikut :
- internet memungkinkan kolaborasi, koordinasi, dan integrasi dalam praktek dilapangan.
- dengan adanya internet pihak-pihak supply chain bisa membagi informasi serta melakukan transaksi dengan lebih cepat, tepat dan akurat.

Aplikasi internet dalam konteks Supply Chain terdiri dari :
1. Electronic Procurement (e-Procurement) adalah suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelang yang dilakukan secara elektronik. Pada model ini pembeli bisa mengundang beberapa calon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan jumlah tertentu dalam waktu yang telah ditentukan. Supplier dengan harga rendah yang akan dianggap menang. Proses lelang ini dilakukan dengan media Internet.

2. Electronic Fulfilment (e-Fulfilment) adalah pemenuhan pesanan pelanggan.
Contoh :
- Menerima order dari pelanggan, bisa melalui email atau web based ordering
- Mengelola transaksi.
- Manajemen gudang yang meliputi pengendalian persedian produk dan kegiatan administrasi gudang secara umum.
- Komunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan,dukungan teknis dsb.
- Kegitan reverse logistics yang berupa pengembalian produk ke bagian supply chain akibat pengembalian dari pelanggan.

sumber :