Minggu, 17 Februari 2013

KEAMANAN WEB PRESIDEN (JEBOLNYA WEB SBY) BI SS 2013

Situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat http://www.presidensby.info berubah tampilan. Situs yang biasanya memuat kegiatan-kegiatan Presiden ini, hanya dapat memunculkan layar hitam dan tidak bisa membuka konten-konten di dalamnya. Karena situs milik Presiden ini sedang di retas (hacker). Para peretas tidak menyampaikan pesan secara khusus, setelah berhasil meretas milik situs Presiden tersebut. Hanya ada gambar dengan ikon labu mirip dengan gambar pocong dan bertuliskan jemberhacker.web.id dan layar hitam serta tulisan “! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team.”
Para peretas juga mencantumkan alamat surat elektronik, yaitu Jemberhackerterorrist@gmail.com pada bagian halaman web milik Presiden tersebut. Identitas para peretas juga di cantumkan, antara lain Unwanted, Wayc0de, RSHx0r, Akinari, After01, Admin07, Anarchy666, ChengCheng, Star.anggam, d3ViLfac3, dillahdejavu, SiuM4n, T0L3, dan Endy Hacker Id.
Meski situs presidensby.info mengalami penyerangan dari para peretas, namun situs resmi istana kepresidenan yang beralamat di http://www.presidenri.go.id tetap aman dari serangan para hacker. Sementara itu, belum ada situs-situs pemerintah lainnya yang mengalami nasib serupa. Istana langsung bertindak cepat usai mengetahui situs resmi milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat di http://www.presidensby.info di serang peretas. Salah satunya melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri.
Peretas situs resmi Presiden SBY mengaku aksinya meretas situs tersebut karena Presiden SBY di nilai gagal memimpin Indonesia. Sudah dua periode memimpin, SBY di anggap tidak mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kasus situs resmi Presiden SBY yang diretas bukan terjadi pertama kali ini saja. Pada tahun 2007 lalu, situs presidensby.info juga pernah di-hack. Tampilan muka situs presidensby.info di kala itu diubah isinya oleh peretas dengan beberapa tuntutan. Isinya, meminta agar Presiden SBY menurunkan harga bandwith agar internet bisa diakses secara murah oleh masyarakat. Mereka juga menuntut agar SBY mendukung Indonesia Goes to Open Sources (IGOS).
Dengan bobolnya situs ini, artinya patern scripting dari framework yang digunakan sudah di kenali oleh para hacker. Dengan begitu, hacker tinggal memberi parameter tertentu untuk menampilkan tulisan dan halaman yang di inginkan.

Share on :
Show comments
Hide comments

0 comments:

Posting Komentar

Situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat http://www.presidensby.info berubah tampilan. Situs yang biasanya memuat kegiatan-kegiatan Presiden ini, hanya dapat memunculkan layar hitam dan tidak bisa membuka konten-konten di dalamnya. Karena situs milik Presiden ini sedang di retas (hacker). Para peretas tidak menyampaikan pesan secara khusus, setelah berhasil meretas milik situs Presiden tersebut. Hanya ada gambar dengan ikon labu mirip dengan gambar pocong dan bertuliskan jemberhacker.web.id dan layar hitam serta tulisan “! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team.”
Para peretas juga mencantumkan alamat surat elektronik, yaitu Jemberhackerterorrist@gmail.com pada bagian halaman web milik Presiden tersebut. Identitas para peretas juga di cantumkan, antara lain Unwanted, Wayc0de, RSHx0r, Akinari, After01, Admin07, Anarchy666, ChengCheng, Star.anggam, d3ViLfac3, dillahdejavu, SiuM4n, T0L3, dan Endy Hacker Id.
Meski situs presidensby.info mengalami penyerangan dari para peretas, namun situs resmi istana kepresidenan yang beralamat di http://www.presidenri.go.id tetap aman dari serangan para hacker. Sementara itu, belum ada situs-situs pemerintah lainnya yang mengalami nasib serupa. Istana langsung bertindak cepat usai mengetahui situs resmi milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat di http://www.presidensby.info di serang peretas. Salah satunya melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri.
Peretas situs resmi Presiden SBY mengaku aksinya meretas situs tersebut karena Presiden SBY di nilai gagal memimpin Indonesia. Sudah dua periode memimpin, SBY di anggap tidak mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kasus situs resmi Presiden SBY yang diretas bukan terjadi pertama kali ini saja. Pada tahun 2007 lalu, situs presidensby.info juga pernah di-hack. Tampilan muka situs presidensby.info di kala itu diubah isinya oleh peretas dengan beberapa tuntutan. Isinya, meminta agar Presiden SBY menurunkan harga bandwith agar internet bisa diakses secara murah oleh masyarakat. Mereka juga menuntut agar SBY mendukung Indonesia Goes to Open Sources (IGOS).
Dengan bobolnya situs ini, artinya patern scripting dari framework yang digunakan sudah di kenali oleh para hacker. Dengan begitu, hacker tinggal memberi parameter tertentu untuk menampilkan tulisan dan halaman yang di inginkan.

Situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat http://www.presidensby.info berubah tampilan. Situs yang biasanya memuat kegiatan-kegiatan Presiden ini, hanya dapat memunculkan layar hitam dan tidak bisa membuka konten-konten di dalamnya. Karena situs milik Presiden ini sedang di retas (hacker). Para peretas tidak menyampaikan pesan secara khusus, setelah berhasil meretas milik situs Presiden tersebut. Hanya ada gambar dengan ikon labu mirip dengan gambar pocong dan bertuliskan jemberhacker.web.id dan layar hitam serta tulisan “! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team.”
Para peretas juga mencantumkan alamat surat elektronik, yaitu Jemberhackerterorrist@gmail.com pada bagian halaman web milik Presiden tersebut. Identitas para peretas juga di cantumkan, antara lain Unwanted, Wayc0de, RSHx0r, Akinari, After01, Admin07, Anarchy666, ChengCheng, Star.anggam, d3ViLfac3, dillahdejavu, SiuM4n, T0L3, dan Endy Hacker Id.
Meski situs presidensby.info mengalami penyerangan dari para peretas, namun situs resmi istana kepresidenan yang beralamat di http://www.presidenri.go.id tetap aman dari serangan para hacker. Sementara itu, belum ada situs-situs pemerintah lainnya yang mengalami nasib serupa. Istana langsung bertindak cepat usai mengetahui situs resmi milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat di http://www.presidensby.info di serang peretas. Salah satunya melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri.
Peretas situs resmi Presiden SBY mengaku aksinya meretas situs tersebut karena Presiden SBY di nilai gagal memimpin Indonesia. Sudah dua periode memimpin, SBY di anggap tidak mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kasus situs resmi Presiden SBY yang diretas bukan terjadi pertama kali ini saja. Pada tahun 2007 lalu, situs presidensby.info juga pernah di-hack. Tampilan muka situs presidensby.info di kala itu diubah isinya oleh peretas dengan beberapa tuntutan. Isinya, meminta agar Presiden SBY menurunkan harga bandwith agar internet bisa diakses secara murah oleh masyarakat. Mereka juga menuntut agar SBY mendukung Indonesia Goes to Open Sources (IGOS).
Dengan bobolnya situs ini, artinya patern scripting dari framework yang digunakan sudah di kenali oleh para hacker. Dengan begitu, hacker tinggal memberi parameter tertentu untuk menampilkan tulisan dan halaman yang di inginkan.

Situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat http://www.presidensby.info berubah tampilan. Situs yang biasanya memuat kegiatan-kegiatan Presiden ini, hanya dapat memunculkan layar hitam dan tidak bisa membuka konten-konten di dalamnya. Karena situs milik Presiden ini sedang di retas (hacker). Para peretas tidak menyampaikan pesan secara khusus, setelah berhasil meretas milik situs Presiden tersebut. Hanya ada gambar dengan ikon labu mirip dengan gambar pocong dan bertuliskan jemberhacker.web.id dan layar hitam serta tulisan “! Hacked by MJL 007 ! This is a PayBack From Jember Hacker Team.”
Para peretas juga mencantumkan alamat surat elektronik, yaitu Jemberhackerterorrist@gmail.com pada bagian halaman web milik Presiden tersebut. Identitas para peretas juga di cantumkan, antara lain Unwanted, Wayc0de, RSHx0r, Akinari, After01, Admin07, Anarchy666, ChengCheng, Star.anggam, d3ViLfac3, dillahdejavu, SiuM4n, T0L3, dan Endy Hacker Id.
Meski situs presidensby.info mengalami penyerangan dari para peretas, namun situs resmi istana kepresidenan yang beralamat di http://www.presidenri.go.id tetap aman dari serangan para hacker. Sementara itu, belum ada situs-situs pemerintah lainnya yang mengalami nasib serupa. Istana langsung bertindak cepat usai mengetahui situs resmi milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang beralamat di http://www.presidensby.info di serang peretas. Salah satunya melakukan koordinasi dengan Bareskrim Polri.
Peretas situs resmi Presiden SBY mengaku aksinya meretas situs tersebut karena Presiden SBY di nilai gagal memimpin Indonesia. Sudah dua periode memimpin, SBY di anggap tidak mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Kasus situs resmi Presiden SBY yang diretas bukan terjadi pertama kali ini saja. Pada tahun 2007 lalu, situs presidensby.info juga pernah di-hack. Tampilan muka situs presidensby.info di kala itu diubah isinya oleh peretas dengan beberapa tuntutan. Isinya, meminta agar Presiden SBY menurunkan harga bandwith agar internet bisa diakses secara murah oleh masyarakat. Mereka juga menuntut agar SBY mendukung Indonesia Goes to Open Sources (IGOS).
Dengan bobolnya situs ini, artinya patern scripting dari framework yang digunakan sudah di kenali oleh para hacker. Dengan begitu, hacker tinggal memberi parameter tertentu untuk menampilkan tulisan dan halaman yang di inginkan.